Archive for dieka2501

Bicara Tentang Hati

Rasanya sudah lama tidak berbicara tentang hati, hati yang berusaha untuk percaya bahwa takdir akan menyatukan, hati yang menahan rasa sakit karena sebuah keyakinan, hati yang akhirnya harus hancur untuk kesekian kalinya.

Pada akhirnya sebuah hati harus berusaha bangkit, berusaha untuk berdiri, dan mencoba untuk berjalan, berusaha untuk tetap berdiri dijalan yang berduri, mungkin memang saatnya untuk berhenti, lalu mencari dan berharap lagi, hanya karena yakin bahwa hati akan mendapat senyuman.

Mari berhayal

Pernah ga membiarkan pikiran kamu berimajinasi tentang sebuah keadaan? Keadaan yang mungkin tidak akan pernah terjadi? Kalo belum mari kita berhayal….

Coba bayangnya jika suatu hari ketika bangun tidur, rekeningmu bertambah 1 miliar, apa yang akan kamu lakukan hari itu? Kebayakan akan menjawab, belanja! Ya pada hari itu mungkin kamu akan belanja banyak barang, lunasi hutang mungkin, makan di resto yang mahal, mungkin juga beli mobil secara cash, lalu hari berikutnya terjadi lagi, rekening nilainya bertambah 1 miliar, apa yang akan kamu lakukan? Mungkin sama seperti hari berikutnya, belanja, beli ini itu yang tidak sempat kamu beli. Hari berikutnya terjadi lagi seperti itu, dan hari berikutnya dan hari berikutnya lagi, terjadi disetiap harinya, berulang ulang dalam satu tahun mungkin kamu sudah pergi ke berbagai negara, mengoleksi banyak barang mewah, mobil termahal, rumah termegah, apapun yang kamu mau, kamu dengan mudah kamu dapatkan.

Lalu mari kita bayangkan, keadaan itu terjadi selama ratusan tahun, ribuan, bahkan mungkin jutaan tahun, karena kamu tidak bisa mati, kamu terus hidup selama jutaan tahun, disaat itu apa yang kamu miliki? Pesawat ulang alik? Atau mungkin kamu sudah membuat beradaban sendiri di mars, setelah itu apa lagi? Kamu bingung, mungkin merasa bosan, tidak punya semangat hidup atau apa?

Pernah ga berpikir keadaan nanti di surga? Mungkin nanti akan seperti itu, awal-awal mungkin menyenangkan, tapi setelah jutaan tahun, masih kah hal itu menyenangkan? Bisa jadi permintaan terakhir yang kamu minta di surga adalah balik lagi ke dunia, hidup normal, lalu berharap kembali lagi ke surga… Dan lingkaran renkarnasipun terbentuk….

Hahhahahha untuk orang yang baca ini sampai akhir, jangan terlalu dipikirkan yah.. Cuma khayalan bodoh..

Bercerita season sekian

Jangan tanyakan kenapa judulnya “Bercerita season sekian” karena saya juga tidak tahu :mrgreen:

Tahu ga, kadang suka males nulis nulis kayak gini, walaupun ada sesuatu yang pengen diceritain, tapi pas liat blog, bawaannya pengan curhat.. galau.. meh.. :|

Tapi kalo bicara soal hati, rasanya masih gitu-gitu aja, muter di masalah yang sama, kayak berenang melawan arus.. susah…
kemaren sih sempet ada niatan deketin yang lain, tapi karena ada satu dan lain hal, kayaknya ga deh… :D

Baiklah mari kita akhiri berbicara soal hati, mari kita bahas tentang film, bukan pengen ngereview sih, cuma tadi sebelum nulis ini, baru selesai nonton film “Arisan 2″ sebetulnya film ini lanjutan dari film yang pertama, tapi yang pertama aja belum pernah nonton, susah nyarinya, jadi ceritanya awalnya ga begitu tahu sih, tapi bener deh tu film bagus. Intinya sih tentang kehidupan masyarakat modern jakarta, dengan gaya hidup yah.. hemmm aneh sih kalau menurut pribadi, tapi secara keseluruhannya bagus.

Sebetulnya film indonesia tuh banyak yang bagus, di folder laptop ni, nyimpen beberapa judul film, kayak GIe, 3 hari untuk selamanya, berbagi suami, Janji Joni, lalu ada Jomblo, untuk yang belum pernah nonton, coba deh cari film-film ini, keren pokoknya.. Oia sempet nonton The Raid 2, ni film efek keren banget, pantes kalo rating di IMDB nyampe 9 poin, tapi walapun keren gitu untuk sisi ceritanya, bisa dibilang…….. bodoh :mrgreen: aneh banget pokoknya :lol:

Baiklah, mari kita akhiri sesi meracau ini… Ya ampun pantes gada yang baca, tulisannya ga jelas gini…

Hey, look what i found!

Cie.. Judulnya bahasa inggris, sok banget :mrgreen:
Coba perhatikan foto berikut ini.

image

Foto apa? Salah, bukan itu jawabannya, ibi foto kaos, tepatnya foto kaos olahraga, lebih tepatnya lagi, foto kaos olahraga SD.
Ceritanya disuruh bongkar lemari, biar baju-baju bekas dipisahin dari yang masih dipake, nah ketemulah baju ini. Fyi aja sih, ini baju olahraga waktu saya masih SD, di kaos itu ada tulisan IPPOR, ada yang tahu kepanjangan dari IPPOR? Iya betul sekali, kepanjangan dari IPPOR adalah Induk Pengembangan Potensi Olahraga.
Jadi ceritanya di SD itu, oia sd saya ini namanya SDN 5 Pangalengan, letaknya di belakang pasar Pangalengan, malah depannya itu ada tempat sampah untuk limbah pasar, ampe sekarang keadaannya gak berubah heu. Ok kembali ke cerita inti, jadi konon katanya sd saya ni langganan juara dalam bidang olahraga, segala jenis pertandingan olahraga sd ini selalu jadi juara, makanya sama pemerintah disematkanlah gelar SD IPPOR karena prestasinya itu, keren sekali bukan? Cerita ini sebenernya bukan dari guru atau orang yang ada dalam sekolah, tapi dari seorang kenek angkutan umum, jadi gatau juga cerita ini bener atau salah, ya namanya kenek kalo salah mah wajar :mrgreen:
Sebagai alumni SD Negeri yang menyandang gelar IPPOR, sudah sewajarnya saya ini… Ya bukannya sombong yah, tapi gimana yah kalo kenyataannya saya ini pelari yang cepat, penyetak gol yang tangguh, dan pendribble bola yang lihai, keren sekali bukan?? Hhhaha…hahhhaa ppppfffffttttt… Gak deng, itu cuma khayalanku saja, pada kenyataannya saya gak pernah bisa main bola, dulu ketika temen-temen pada main bola, saya lebih suka diem dipinggir lapang sendirian ahaha untung ga dinilai main sepakbolanya, kalau dinilai udah pasti nilai olagraga saya berantakan :D
Eh tapi gini-gini juga saya pernah eksis di acara PORSENI, tau kan PORSENI apaan? Itu lho acara perlombaan olahraga itu, ini serius saya pernah ikutan lho, cabang olahraga catur.. Beuuhhh olahraga otak, cabang olahraga yang paling cocok, karena saya lebih suka berpikir daripada lari kesana kemari, capek!
Karena saya baru pertama kali ikutan PORSENI ini jadi agak gugup gitu dalam bertanding jadi strategi yang saya lakukan selalu bisa dipatahkan oleh lawan, hasilnya saya kalah dalam pertama, dan langsung tereliminasi, sayang sekali. Walau begitu saya adalah lawan yang cukup tangguh, buktinya salah dikalahkan dalam 3 (TIGA) langkah, iyah waktu itu saya dikalahkan setelah 3 langkah, pertandingan yang berat memang, tapi saya yakin saya adalah lawan yang tangguh, iyah kan? Hahahahahahhaa *nangis di pojokan*
Menyedihkaaaaaannn sebagai alumni saya merasa sangat gagal, tapi itu semua masa lalu, yang pentingkan masa kini dan masa depan :)
Ya udahlah ga baik membuka aib sendiri.. Bye.. Aku kangen kamu #apasih

Nebeng Bagi Tajil

Haloo… 9 Juli akhirnya tiba, bagaimana? Udah pada milih kan yah? Masih ada yang golput? Ya sudahlah, saya gamau bahas itu :mrgreen:

Nebengers komunitas yang saya ceritakan di postingan sebelumnya, tadi sore mengadakan kegiatan bagi-bagi tajil gratis, untuk para pengendara kendaraan bermotor. Mungkin yang pernah mengikuti acara serupa tau yah, bagi-bagi tajil itu kayak gimana, jadi kita di jalanan gitu ngebagiin tajil tujuannya agar pengendara motor yang masih di jalan bisa berbuka tepat waktu, dan tau ga? berapa tajil yang berhasil saya bagikan? 10? 20? 100? tidak,, tidak sebanyak itu, lebih tepatnya tidak ada… iyah tidak ada yang berhasil saya bagikan? hahaha saya gatau kenapa orang-orang menolak saya kasih tajil? Atau mereka pikir yang saya bagikan itu mengandung racun? ntahlah.. saya ga ngerti, gratisan kok pada gamau.. ya sudahlah yah namanya juga usaha. :mrgreen:

Tapi ada satu hal yang menurut saya, bener-bener kesalahan fatal, mungkin tidak banyak orang yang menyadari hal ini, tempat kegiatan ini diadakan ternyata jadi tempat pedagang asongan berjualan, dan itu fatal sekali, kebayang ga sih? Berapa pendapatan yang berkurang karena kegiatan ini? Rasanya untuk selanjutnya masalah ini bener-bener harus dipikirkan, jangan sampai niat baik kita malah berbalik jadi mendzolimi orang lain, kalau dipikir-pikir rasanya pengendara itu tidak terlalu butuh dengan tajil, buktinya banyak menolak untuk diberi tajil gratis, seandainya yang gratis saja sulit dibagikan apa lagi yang harus dibeli, mungkin mereka hari ini tidak dapat penghasilan karena kegiatan ini, karena mereka cuma berjualan 1 atau 2 jam sebelum magrib…. Haaaaaaa aku jadi merasa bersalah… Mudah-mudahan mereka mempunyai sumber penghasilan lain, selain jadi pedagang asongan diperempatan.

Niat bagi terkadang menjadi tidak baik ketika waktu, tempat yang kita pilih tidak tepat, mungkin seperti itu sesuatu yang kita pelajari hari ini….. iya ga sih? Heu….